Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Wednesday, October 26, 2016

Cerpen Bahasa Indonesia - THE KEEPER OF ATOM

Kali ini mungkin kami dapat menghentikan perang untuk sementara waktu tapi diluar sana masih ada banyak musuh yang mungkin akan menyerang lagi, untuk itu kami akan siap kapanpun serangan itu akan terjadi. Perkenalkan namaku Cartenza Merck, aku biasa dipanggil tenza aku berasal dari planet Atomimetik. Ayahku dan Ibuku adalah seorang “The Keeper” di kerajaan Atom, dari dulu aku selalu ingin menjadi seorang “The Keeper” seperti ayah dan ibuku.
The Keeper adalah sebutan untuk prajurit penjaga planet Atomimetik dan pengawal keluarga kerajaan, seorang Keeper harus bertanggung jawab atas segala sesuatu yang terjadi di planet Atom dan bertanggung jawab atas apa yang terjadi kepada keluarga kerajaan, untuk itu seorang keeper harus disiplin dan bertanggung jawab. Untuk mewujudkan impianku aku disekolahkan di sekolah khusus “The Keeper” oleh orangtuaku aku sangat senang dan berterima kasih kepada ayah dan ibuku, malam ini aku tidur dengan sangat senang dan berharap esok hari menjadi esok yang menyenangkan.
Keesokan harinya mentari menyapakku dengan senyumnya dan aku bersiap mengawali hari pertamaku di sekolah, aku segera meloncat turun dari kasurku dan segera pergi mandi, setelah selesai mandi aku segera turun ke bawah untuk sarapan bersama ayah dan ibuku. “Tenza sarapannya sudah siap, ayo turun” teriak ibuku. “Ya… bu sebentar aku segera turun” jawabku. “Bu hari ini kita sarapan apa ?” tanyaku. “Hari ini kita sarapan dengan pancake kesukaanmu” jawab ibuku. “Wah… ibu tahu saja kalau hari ini Tenza lagi ingin sarapan pancake” jawabku dengan senang. “Hari ini ayah dan ibu akan mengawal keluarga kerajaan ke Town Hall untuk pertemuan para keluarga kerajaan” kata ayahku. “Jadi hari ini ayah dan ibu tidak bisa mengantarmu ke sekolah Tenza” tambahnya. “Tidak apa-apa kok yah aku akan berangkat sendiri saja” jawabku. Setelah selesai sarapan aku mengambil sepeda di garasi dan kemudian aku berpamitan kepada kedua orangtuaku, aku mengayuh sepedaku dengan santai dan segera menuju ke sekolah, sekolahku adalah sekolah “Intergalaxy” jadi semua orang dari planet lain boleh bersekolah di sekolah ini, setelah sampai di sekolah aku memakirkan sepedaku di parkiran dan segera mencari kelasku di sekolah ini aku mengambil kelas “Special Weapon and Secret Service” atau SWSS kelas ini hanya kelas khusus untuk para calon pengawal kerajaan atau “The Keeper”, setelah aku sampai di kelasku aku langsung duduk di kursi urutan kedua dari depan.
“Hanya ada aku di kelas ini ?” pikirku. “Menurut informasi kemarin di kelas ini terdapat 50 siswa dan mereka semua dari berbagai planet, tapi kenapa sekarang kelas ini menjadi sangat sepi apa karena aku berangkatnya terlalu pagi ?”. Tapi setelah cukup lama menunggu akhirnya satu per satu siswa mulai masuk. Setelah bel berbunyi seorang pengawas memasuki kelas ini, pengawas tersebut menjelaskan bahwa di kelas ini nantinya akan menyeleksi siswa-siswa yang berbakat menjadi The Keeper dari total 50 siswa hanya akan diambil 5 siswa terbaik yang akan dinobatkan menjadi The Keeper, jadi kelas ini nantinya akan dibagi menjadi 3 level yaitu level 1 atau Beginer, level 2 atau Intermediate, dan level 3 atau Professional. Setelah diberi penjelasan oleh pengawas kami di ijinkan pulang dan diberi waktu 2 hari untuk mempersiapkan diri menghadapi semua level.
Kemudian aku pulang dan menceritakan semuanya pada orangtuaku, “Dulu ayah dan ibu juga diberi tugas untuk menyelesaikan 3 level seperti kamu Tenza, tapi pada saat ayah dulu  rintangannya lebih sulit tapi ayah dengar kali ini levelnya akan sedikit lebih mudah” kata ayahku. “Tapi yah biarpun sedikit lebih mudah aku juga harus mempersiapkan diri untuk menghadapi semua level dan aku juga perlu bantuan dari ayah agar aku bisa menyelesaikan semua level” jawabku. “Iya sini ayah ajarkan semua tentang The Keeper” jawab ayah. Kemudian ayah mengajariku tentang dasar-dasar The Keeper, setelah mengerti tentang The Keeper aku kemudian istirahat yang cukup agar badanku tidak sakit dan tetap bugar. Kemudian keesokan harinya setelah semua yang aku butuhkan tercukupi aku bersiap pergi ke sekolah untuk menghadapi segala level yang ada, setelah kami semua berkumpul di kelas kami diberi arahan tentang 3 level yang harus dihadapi tiap-tiap siswa, setelah kami semua mengerti tentang 3 level tersebut pada hari ini kami dihadapkan dengan level pertama.
Level 1 atau Beginer, di level ini para siswa akan ditempatkan di tempat tertutup dan dipisahkan satu dengan lainnya, tiap-tiap siswa akan diberi satu pengawas dan tiap pengawas akan memberi tes secara lisan dengan tiap soal dibatasi waktu selama 120 detik dan total dari keseluruhan soal ada 50 soal inti dan 19 soal susulan bila siswa tersebut tidak dapat menjawab keseluruhan soal inti maka dia akan diberi soal cadangan dengan waktu 30 detik, jika siswa tersebut tidak bisa menjawab semua soal dengan benar maka siswa tersebut langsung dinyatakan tidak lolos dan dipindahkan ke kelas lain tapi jika siswa tersebut dapat menjawab semua soal dengan benar dan dengan waktu yang cepat maka siswa tersebut akan lolos ke level selanjutnya. Setelah belajar tentang dasar-dasar The Keeper aku dapat menjawab semua soal dengan benar dengan waktu yang cukup. Setelah waktu selesai para siswa kembali masuk ke kelas dan diberi pengumuman tentang hasil tes, pada level 1 ini diantara 50 siswa hanya 19 siswa termasuk aku yang lolos ke level berikutnya.
Sebelum kami menghadapi level 2 kami diberi waktu istirahat selama 2 hari, pengawas mengatakan bahwa pada level 2 ini kami akan dihadapkan dengan latihan fisik dan penggunaan senjata, jadi kami harus menjaga fisik kami agar tetap bugar dan mempelajari tentang senjata, kemudian aku pulang dan bercerita pada ayahku “Yah... apakah ayah pernah membunuh seseorang ?” tanyaku. “Pernah tapi ayah hanya membunuh orang-orang yang berbuat jahat saja jadi ayah itu membunuh dengan alasan yang baik” jawab ayahku. Kemudian ayah memberitahuku pengetahuan tentang senjata dan memberiku latihan fisik, setelah mempersiapkan diri dengan baik aku siap menghadapi level 2 ini, keesokan harinya aku berangkat sekolah dengan diantar ayahku setelah sampai di sekolah aku segera pergi ke kelas ternyata di kelas sudah banyak siswa yang juga bersiap-siap menghadapi level 2, setelah bel berbunyi seorang pengawas memasuki kelas dan memberi pengarahan tentang level 2.
Level 2 atau Intermediate, di level 2 ini kami akan dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok Alpha dan Omega kelompok Alpha beranggotakan 9 siswa dan kelompok Omega beranggotakan 10 siswa, kemudian kami semua disuruh kedepan mengambil undian untuk menentukan kelompoknya masing-masing, setelah semua undian terkumpul pengawas membacakan hasilnya, hasilnya adalah kelompok Alpha terdiri dari : Mezatrin,Sanexon,Epexol,Cartenza,Acran,Dolby,Recco,Rodeon, dan Vanced. Kelompok Omega terdiri dari : Belarc,Avissor,Nero,Accel,Speccy,Recuva,Startilla,Tillo,Glary, dan Daemon. Setelah semua siswa mengetahui kelompoknya, semua siswa disuruh untuk berkumpul bersama kelompoknya setelah mereka semua berkumpul bersama kelompoknya masing-masing mereka diberi arahan oleh pengawas bahwa kedua kelompok tersebut akan ditempatkan di suatu tempat yang disebut “Labirinth” dan kedua kelompok tersebut ditempatkan pada ujung-ujung labirin yang berbeda kami disuruh untuk memperebutkan bendera yang ada di tengah labirin, di labirin tersebut banyak terdapat jebakan jadi kami harus hati-hati agar tidak tereliminasi, kelompok kami menggunakan taktik untuk saling bekerja sama jangan saling memisahkan diri, ternyata di labirin ini tidak hanya terdapat jebakan tapi juga ada robot yang menyeramkan yang sengaja di buat untuk memberi tantangan kepada kami semua hampir di tiap jalan kami menemui salah satu robot tersebut kami kewalahan menghadapi robot tersebut tapi kami berusaha berjuang sekuat tenaga agar bisa mendapatkan bendera yang ada di tengah labirin, setelah menghadapi banyak robot dan melewati segala bentuk jebakan sampai kami kehilangan anggota kelompok. Kami akhirnya menjadi kelompok pertama yang sampai di tengah labirin dan mendapatkan bendera. Setelah misi di level 2 ini terselesaikan kami semua kembali dibawa ke kelas dan mendengarkan hasil dari level 2, hasilnya adalah diantara 2 kelompok hanya satu kelompok yang lolos ke level selanjutnya dan kelompok itu adalah kelompok Alpha, aku sangat senang aku bisa melaju ke level terakhir tapi aku juga ikut sedih karena kelompok kami hanya tinggal 8 siswa.
Sama seperti peraturan sebelumnya kami akan diberi waktu istirahat tapi kali ini kami hanya diberi waktu insirahat selama 1 hari karena di level 3 ini kami akan diberi tugas yaitu “Secret Service”. Setelah kami semua mengerti kami semua pulang dan beristirahat, sesampainya aku dirumah aku bertanya kepada ayahku “Yah di level terakhirkan tugasnya memberi Secret Service, Secret Service itu apa yah ?” tanyaku. “Secret Service itu kita disuruh memberi pelayanan keamanan kepada semua anggota keluarga dengan sangat rahasia jadi kamu harus bisa membaur dengan keadaan sekitar jangan sampai kamu ketahuan Tenza nanti kalau ketahuan kamu bisa membahayakan semua anggota keluarga kerajaan” jawab ayahku. “Jadi intinya Secret Service itu aku harus bisa memberi pengawalan secara transparan kepada anggota kerajaan yah ?” tanyaku. “Iya jadi kamu harus bisa mencoba bergaul dengan semua orang di tempat tersebut” jawabnya. Setelah paham tentang misi di level 3 ini aku kemudian istirahat dan mempersiapkan diriku untuk melaksanakan misi di level 3, keesokan harinya aku berangkat sendiri karena ayah dan ibuku akan melaksanakan misi terakhirnya sebagai The Keeper, aku berangkat dengan santai menggunakan sepedaku sesampainya di sekolah aku kemudian masuk ke kelas seperti biasanya dikelas ternyata sudah ada banyak teman yang mempersiapkan diri menghadapi level 3 setelah cukup lama menunggu akhirnya bel berbunyi dan pengawas memasuki kelas kami seperti biasanya sebelum memulai level 3 ini pengawas memberikan informasi kepada kami tentang level 3.
 Level 3 atau Profesional, di level ini kami akan dicoba untuk memberikan pengawalan kepada salah satu anggota kerajaan dan salah satu dari kami diberi tugas untuk mengendalikan pusat kontrol untuk memberi informasi kepada yang lainnya, pusat kontrol ini mengendalikan semua kamera yang terdapat di seluruh bagian kerajaan jadi pusat kontrol ini merupakan otak dari semua operasi yang dilaksanakan di kerajaan, tanpa pusat kontrol para penjaga yang berjaga di sekitar kerajaan akan mudah diserang. Tapi kali ini kami belum diijinkan untuk masuk ke pusat kontrol karena kami masih dalam misi percobaan, kami semua diberi tugas untuk memberi pertahanan agar kerajaan tidak dapat diserang, tapi ini hanya simulasi jadi tidak terlalu berbahaya tapi kami harus selalu berhati-hati dan transparan, kemudian kami semua diberi tugasnya masing-masing “Tenza dan Sanexon mendapat tugas untuk mengamankan bagian depan kerajaan, Meza dan Dolby mendapat tugas untuk mengamankan bagian timur atau kiri kerajaan, Epexol dan Recco mendapat tugas untuk mengamankan bagian barat atau kanan kerajaan, Acran dan Radeon mendapat tugas untuk mengamankan bagian belakang kerajaan”. Kami semua akan dihadapkan dengan beberapa macam musuh yang mungkin akan menyerang kerajaan, aku membagi tugas dengan Sanexon aku akan menjaga kerajaan bagian depan kiri dan Sanexon akan menjaga kerajaan bagian depan kanan, setelah cukup lama mengawasi tiba-tiba kami dihadapkan dengan beberapa musuh tapi kami berusaha sekuat tenaga untuk mempertahankan kerajaan walaupun semakin lama musuh semakin banyak yang berdatangan kami tetap bekerja sama, hingga akhirnya kami semua bisa menyelesaikan level 3 ini, setelah level 3 selesai kami kemudian kembali ke kelas dan menunggu keputusan pengawas, setelah menunggu cukup lama akhirnya pengawas kembali ke kelas dan memberitahukan bahwa pengumuman hasil dari keputusan akan dibacakan 5 hari lagi oleh karena itu siswa diharapkan menunggu.
Setelah mendengar pengumuman yang dibacakan aku kemudian pulang ke rumah dan beristirahat, sesampainya di rumah aku kemudian menceritakan semua hal yang telah kulalui dan memberitahu bahwa pengumumannya akan di bacakan 5 hari lagi, kemudian aku menceritakan pengalaman dan penlajaran yang aku dapat dari semua usaha ku mendengar cerita itu  ayah dan ibuku sangat senang dan berharap agar aku bisa lulus dan menjadi seorang “The Keeper” setelah bercerita panjang lebar kepada orangtuaku aku segera istirahat dan berharap agar aku lulus sebagai The Keeper, 5 hari yang kujalani merupakan 5 hari yang singkat dan tibalah saatnya pengumuman kelulusan.
Aku dan keluargaku segera pergi ke sekolah untuk mendengar keputusan kelulusan sesampainya di sekolahan ternyata sudah banyak orang yang juga menunggu hasil kelulusan, hasil kelulusan dibacakan di aula sekolah setelah menunggu lama di aula para audience diharapkan tenang dan mendengarkan apa yang dibicarakan kepala sekolah, suasana tampak hening tidak ada suara sedikitpun, kemudian kepala sekolah membacakannya “Bapak-bapak dan ibu-ibu yang saya hormati saya disini akan membacakan hasil kelulusan para calon The Keeper pada tahun ini :
1. Mezatrin Methrum dari planet Azithromycin dengan nilai 9,80
2. Epexol Roxet dari planet Ambroxel dengan nilai 9,75
3. Cartenza Merck dari planet Atomimetik dengan nilai 9.73
4. Sanexon Solone dari planet Methylpredni dengan nilai 9,68
5. Acran Dines dari planet Ranitidne dengan nilai 9.65
Itulah kelima calon The Keeper tahun ini semoga mereka dapat menjalankan semua tugas yang diberikan, beri Applause untuk mereka berlima”. Suasana menjadi sangat ramai, aku sangat senang dan gembira “Akhirnya aku bisa menjadi The Keeper” teriakku. Ayah dan ibuku juga sangat bangga kepadaku dan berharap semoga aku bisa menjadi The Keeper yang bijaksana.
            Setelah acara pengumuman selesai, kami diberi waktu 1 minggu untuk menyiapkan diri sebelum bertugas sebagai The Keeper di kerajaan Atom, selama 1 minggu ini aku berlatih bersama orangtuaku agar menjadi The Keeper yang cekatan, aku menghabiskan waktu 5 hariku dengan bermacam-macam latihan mulai dari latihan fisik sampai latihan mental agar aku nantinya tidak gugup menjalankan tugas yang diberikan setelah menghabiskan waktu 5 hariku dengan latihan fisik, aku kemudian menghabiskan waktu 2 hariku untuk istirahat yang cukup.
            Saat hari-hari istirahatku aku diberi cerita tentang sejarah The Keeper dari awal mula dibentuknya The Keeper, peperangan rakyat planet Atomimetik, dan perkembangan teknologi The Keeper sampai saat ini, ayahku bercerita bahwa The Keeper dibentuk karena adanya perselisihan antara planet Atomimetik dan planet Guarantyn, planet Guarantyn adalah planet yang berjarak kurang lebih 2 AU atau sekitar 324.500.000 km dari planet Atomimetik, orang-orang di planet Guarantyn merupakan orang yang haus akan kekuasaan dan selalu ingin menguasai setiap planet yang mereka temui.
Ayahku bercerita bahwa dahulu kala sebelum The Keeper di bentuk , prajurit planet Guarantyn  selalu ingin menguasai planet Atom, sebelum The Keeper dibentuk pertahanan planet Atom sangat rapuh dan sangat mudah dikalahkan, oleh karena itu para dewan tinggi mengadakan rapat dan menghasilkan sebuah keputusan untuk membentuk suatu organisasi yang disebut “The Keeper”, The Keeper dibentuk dengan tujuan agar saat terjadi perang planet Atom tidak lagi mudah dikalahkan, semenjak dibentuknya The Keeper planet Atom tidak lagi mengalami kekalahan, ayahku juga mengatakan bahwa terakhir kali terjadi perang di planet Atom adalah 50 tahun yang lalu, “Itu merupakan jangka waktu yang lama untuk rakyat planet Guarantyn kembali menyerang planet Atom” kata ayahku. Aku juga berharap semoga saja rakyat planet Guarantyn tidak akan pernah menyerang lagi, kemudian ayahku bercerita tentang perkembangan teknologi di planet Atom, kata ayahku dulu saat terjadi perang untuk yang pertama di planet Atom mereka hanya bisa menyerang musuh setelah mereka mendarat, karena pada saat itu belum ada teknologi yang bisa menyerang kapal musuh, tapi seiring dengan perkembangan zaman para ilmuwan mulai mengembangkan senjata-senjata modern sampai saat ini para ilmuwan masih membuat percobaan untuk membuat senjata-senjata yang canggih dan segala bentuk pertahanan, ayahku juga memberitahuku tentang ruang-ruang rahasia yang ada di kerajaan, ruang-ruang tersebut hanya boleh dimasuki oleh The Keeper yang terpilih, setelah mendengar semua cerita tentang sejarah The Keeper dan planet Atom, aku mulai mengerti seberapa pentingnya The Keeper bagi planet ini. “Besok adalah hari besar bagiku yah, aku mau istirahat dulu” kataku. “Iya... kamu jangan mengecewakan ayah dan ibu ya kamu berjuanglah dan pantang menyerah agar menjadi The Keeper yang hebat” jawab ayahku. “Baiklah yah... “ jawabku. Aku pun beristirahat dan berharap agar besok semuannya berjalan lancar.
 Keesokan harinya aku berpakaian seragam The Keeper dengan rapi dan bersiap pergi ke kerajaan Atom, setelah berpamitan kepada orangtuaku aku segera pergi ke kerajaan, sesampainya di kerajaan ternyata disana sudah ada 4 temanku yaitu Mezatrin Methrum yang akrab dipanggil Meza, Epexol Roxet yang akrab di panggil Roxet, Sanexon Solone yang akrab dipanggil Nexon, dan Acran Dines yang biasa dipanggil Dines. Sambil menunggu kami berbincang-bincang tentang tugas yang nantinya akan dilaksanakan. “Nexon, kira-kira nanti kita akan menjalankan tugas apa ya ?” tanyaku. “Mungkin nanti salah satu dari kita akan diberi tugas untuk berada di ruangan pusat kontrol” jawab Nexon. “Ya apapun tugasnya kita harus melaksanakannya dengan baik” sahut Meza. Setelah berbincang-bincang cukup lama akhirnya kami semua dipanggil masuk ke dalam kerajaan, di dalam kerajaan kami diberi tahu tentang tugas masing-masing.
“Hari ini salah satu dari kalian akan diberi tugas untuk mengendalikan pusat kontrol dan dia akan menjadi mata dari langit untuk kalian” setelah diberi penjelasan, kami semua mengambil undian untuk pembagian tugas, kemudian setelah hasil dari undian didapatkan, seorang pengawas membacakannya “Berdasarkan hasil undian, untuk orang yang akan berada di pusat kontrol adalah Tenza dan yang lainnya akan bertugas berkeliling di sekitar kerajaan” kemudian setelah kami semua mengerti, pengawas tersebut mendekatiku dan berbicara kepadaku. “Ingat Tenza kamu akan menjadi mata untuk teman-temanmu jadi kamu harus selalu siap siaga dan selalu berhati-hati”. “Siap... pak” jawabku. Setelah semuanya beres, kami semua segera menuju posnya masing-masing, aku kemudian menuju pusat kontrol di ruangan rahasia kerajaan, tentunya aku perginya ditemani pengawas karena aku belum tahu dimana letak pusat kontrol, sesampainya disana aku melihat banyak layar dan banyak tombol. “Tiap-tiap layar terhubung dengan seluruh kamera di kerajaan” kata pengawas. “Pusat kontrol juga mengendalikan satelit yang berada di luar angkasa, satelit ini akan mengawasi planet dari benda-benda luar angkasa yang mungkin dapat membahayakan planet ini” tambahnya. Setelah aku diberi informasi tentang semua peralatan dan tombol-tombol yang ada di pusat kontrol, aku kemudian disuruh mencoba mengendalikannya tentunya aku mengendalikannya dengan dibantu oleh pengawas. Kadang –kadang jika ada hewan liar yang memasuki kawasan kerajaan, aku memberitahu salah satu teman yang bertugas didekat situ agar mengeceknya. Hari demi hari berlalu, kami semua sudah menjadi The Keeper dan aku juga sudah mewujudkan impianku tapi sekarang aku sudah tidak ditemani pegawas lagi dan teman-temanku juga sudah profesional.
Entah kenapa hari ini sepertinya ada yang aneh, kemarin sebuah meteor jatuh di planet kami tapi untungnya meteor itu jauh dari pusat kota, akibat dari jatuhnya meteor di luar kota banyak dari warga di kerajaan Atom diliburkan. Pagi itu awan sedang menangis dan suhu udaranya seperti menusuk tulangku, para The Keeper dan para Dewan tinggi diminta pergi ke Town Hall untuk mengikuti rapat penting bersama Raja, aku segera bersiap-siap untuk berangkat ke Town Hall, karena cuacanya sedang hujan aku diantar ayah untuk pergi ke Town Hall, sesampainya aku di Town Hall aku segera menuju ruang rapat, ternyata disana ada banyak orang selain dewan tinggi dan para keeper, aku kemudian ikut berbincang-bincang dengan mereka.        Seorang dewan kemudian memberi isyarat bahwa rapat akan dimulai, “Pada rapat hari ini kita akan membahas tentang jatuhnya meteor yang berada di luar pusat kota, seperti yang kita tahu bahwa musuh kita “rakyat Guarantyn” sudah sangat lama tidak menampakkan tanda-tandanya, tapi setelah para ilmuwan diturunkan untuk menyelidiki meteor yang jatuh kemarin dan berdasarkan pantauan dari luar angkasa bahwa ditemukan banyak kejanggalan pada meteor tersebut, satelit kita menunjukan bahwa di sekitar orbit planet kita sejak kemarin siang tidak ada tanda-tanda dari sebuah meteor ataupun asteroid yang mengorbit di sekitar planet dan itu sangat aneh, berdasarkan hasil analisa laboratorium meteor tersebut usianya sangat muda dan jarang sekali meteor yang sangat muda bisa mengorbit tanpa arah menuju planet kita, para ilmuwan menyatakan bahwa “meteor tersebut sengaja diarahkan ke planet kita dan sebenarnya meteor itu diarahkan ke pusat kerajaan tapi mungkin karena jarak yang sangat jauh meteor tersebut bisa melenceng dan jatuh lumayan jauh dari pusat kerajaan”dan ternyata setelah di uji X-Ray meteor tersebut tidak benar-benar asli meteor, setelah meteor itu dipotong menjadi dua ternyata di dalam meteor tersebut terdapat sebuah mesin yang mengendalikan arah meteor tersebut, setelah semua bukti-bukti terkumpul bahwa musuh bebuyutan kita telah menampakkan dirinya, kita harus bersiap-siap jika nantinya musuh kita datang menyerang kita” setelah mengadakan rapat para dewan tinggi memutuskan untuk meningkatkan sistem pertahanan dan memperketat penjagaan di luar angkasa, oleh karena itu para ilmuwan sesegera mungkin menyiapkan sebuah proyek yang nantinya akan dijalankan jika saat-saat seperti ini terjadi.
Proyek yang dibuat para ilmuwan itu adalah proyek yang sangat rahasia tujuan dari dibuatnya proyek adalah untuk menambah pengamanan di luar angkasa, dalam proyek itu  sebuah roket yang dijuluki XR-71A diluncurkan untuk menambah pengawasan di luar angkasa, roket itu nantinya akan mengorbit di sekitar planet Atom dan akan memberi gambaran langsung dari tiap-tiap sisi planet Atom. Para The Keeper levelnya akan ditingkatkan menjadi level A atau siaga 1, setelah hari-hari berlalu dan roket XR-71A sudah mengorbit di sekitar planet Atom kami masih diserang dengan meteor-meteor yang hampir sama tapi jarak jatuhnya meteor ini lumayan lama sekitar 2 hari sampai 3 hari sekali sampai saat ini belum ada meteor yang mengenai sekitar pusat kota.
            Saat itu langit tampak sepi tidak ada awan sedikitpun itu membuatku merasa curiga kemudian aku mengecek kamera satelit dari roket XR-71A aku mulai menggerakan kamera ke berbagai penjuru angkasa, “Sepertinya tidak ada apapun” pikirku, setelah beberapa saat aku mengamati sekitar orbit planet tiba-tiba aku melihat sebuah asteroid yang sangat besar menuju ke planet Atom, seketika itu juga aku langsung menghubungi para dewan tinggi dan raja untuk melihat ini, setelah beberapa saat menunggu para dewan tinggi dan raja kemudian masuk ke ruang kendali dan memintaku untuk menampilkan kamera dari roket XR-71A, setelah aku mengarahkan kamera ke arah asteroid yang menuju ke arah planet, para dewan dan raja hanya bisa tertegun melihatnya dan mulai berpikir bagaimana caranya menghancurkan asteroid tersebut, setelah beberapa lama berpikir para dewan akhirnya memutuskan untuk menggunakan senjata Railgun dengan menggunakan daya yang sangat besar, kemudian aku segera menyiapkan senjata Railgun dan mengisinya dengan daya yang sangat besar, setelah daya dari senjata Railgun terisi penuh, para dewan menyuruhku untuk membidik tepat ke tengah asteroid setelah terbidik tepat ketengah asteriod, para dewan menyuruhku untuk menembak asteriod itu dengan kekuatan penuh, “Pak senjata telah terbidik tepat ke asteroid” kataku, “Baiklah... sekarang tembak dengan kekuatan penuh” jawab para dewan, “Siap... pak” jawabku, kemudian aku menembakkan senjata Railgun dengan kekuatan penuh, asteroid itu terkena tembakan dari senjata Railgun dan langsung hancur berkeping-keping, kami semua yang berada di ruangan itu sangat senang tapi kesenangan itu hanya langsung berakhir karena setelah asteroid itu hancur sebuah armada kapal prajurit Guarantyn yang besar muncul dari belakang asteroid, kami semua sangat terkejut dan kebingungan, kemudian para dewan menyuruhku untuk menyiapkan seluruh senjata untuk bersiap-siap menghadapi serangan dari musuh, sirine tanda bahaya di bunyikan dan para warga diharapkan untuk pergi ke tempat yang aman.
 Saat kami semua sibuk di ruang kendali, tiba-tiba salah satu dari pimpinan armada kapal mencoba untuk berbicara dengan kami melalui layar komputer “Hahahahahaha... lama tidak berjumpa raja atom”. “Apa maumu ?” jawab raja. “Mauku... aku ingin planetmu Atom” jawab musuh. “Kau tidak bisa merebutnya selama aku masih menjadi raja di planet ini” jawab raja. “Oh jadi kau ingin cara kasar ya” jawab musuh. “Aku tidak ingin menggunakan cara kasar tapi jika kau memaksaku kami semua sudah siap berperang” jawab raja. “Oh baiklah aku akan bermain sebentar, sampai jumpa di neraka Raja” jawab musuh. Setelah itu perbincangan antara kami dan mereka terputus, aku langsung melihat ke layar dan melihat armada kapal musuh datang mendekat dengan cepat, “Mereka mulai menyerang kita pak” teriakku. “Balas serangan mereka, karena kita tadi menggunakan senjata Railgun dengan kekuatan penuh kita belum bisa menyerang kapal mereka jika belum memasuki orbit planet” jawab raja. Kemudian aku mulai membalas serangan mereka, ledakan dimana-mana dan situasi menjadi sangat kacau, sebagian asteroid yang tidak bisa aku hancurkan jatuh di sekitar kerajaan dan mengenai seisi kota, sebagian asteroid mengenai gedung-gedung tinggi dan banyak mengenai tempat-tempat penting tapi untungnya Town Hall tidak terkena dampak yang  terlalu besar. “Pak kapal musuh sudah memasuki orbit kita” kataku. “Mari kita sambut mereka dengan serangan penuh” jawab raja. “Baiklah... pak” jawabku.
Setelah armada kapal musuh memasuki orbit planet semua senjata segera kuarahkan untuk menyerang kapal-kapal musuh, para dewan segera masuk ke bunker bersama anggota keluarga yang lainnya tetapi sang raja tidak mau ikut masuk ke bunker dan ingin ikut berjuang bersama prajurit lainnya, setelah itu raja kembali ke ruang kontrol di ruangan itu hanya ada aku dan raja, kemudian aku memberitahu The Keeper yang lainnya untuk bersiap-siap menghadapi serangan musuh, sampai saat ini kekuatan kami masih imbang tapi salah satu kapal musuh telah mendarat dan menurunkan prajurit yang sangat banyak, kami semua berperang sekuat tenaga agar musuh tidak dapat mendekati kerajaan, “Tenza musuh mendekat dari depan kerajaan” teriak Meza melalui alat komunikasinya. “Siap Mez aku akan mengatasinya” jawabku. “Terima kasih Za” jawab Meza. Aku kemudian mengaktifkan pertahanan di sisi depan kerajaan, ternyata benar kata Meza musuh memang mendekat dari depan, aku mulai menembaki musuh dengan senjataku, setelah banyak dari musuh tertembak dan kalah sebagian musuh memilih untuk mundur tetapi mereka tidak mundur untuk menyerah, mereka masih memikirkan cara untuk menyerang kerajaan, setelah beberapa lama aku mendapat panggilan dari Acran “Tenza Musuh mulai menyerang kerajaan bagian timur”. “Baiklah Ac aku akan mengatasinya” jawabku. “Terima kasih Za” jawab Acran. Kemudian aku mengaktifkan juga pertahanan kerajaan bagian timur, aku menembaki banyak musuh di sisi timur, setelah mengatasi musuh di sisi timur aku kemudian mengaktifkan seluruh pertahanan kerajaan dan meyuruh The Keeper yang lain untuk berada di pos pengendali senjata di tiap sisi kerajaan, semakin lama perang ini semakin dahsyat, setelah pertahanan luar angkasa pulih aku kemudian mengaktifkannya dan menyerang semua kapal musuh yang masih di luar orbit planet, tiba-tiba salah satu kapal musuh mendekati kerajaan dan menembaki pertahanan di sisi depan kerajaan “Sepertinya itu adalah pesawat pimpinannya pak” kataku. “Iya kau benar” jawab raja. Kemudian pesawat itu mendarat dan menurunkan selusin prajurit bersama dengan pimpinannya, aku kemudian mengaktifkan kendali otomatis senjata dan menyuruh semua The Keeper untuk ke ruangan utama kerajaan, disana nantinya kami semua akan melindungi dan mengamankan raja, aku dan raja langsung menuju ruang senjata dan mengambil semua yang diperlukan, setelah semua yang diperlukan telah di dapatkan kami langsung menuju ke ruang utama kerajaan dan bergabung dengan yang lainnya, disana kami menempatkan diri dan bersiap-siap menyerang musuh, terdengar suara hentak kaki musuh mendekat “Ternyata musuh sudah di depan pintu” kataku kepada yang lainnya. “Baiklah kalian nanti menyerang sesuai aba-abaku jadi bersiap-siaplah” tambahku. Semuanya menjawab “Baiklah”, setelah semuanya bersiap-siap pada posisinya, seorang musuh menendang pintu dan satu per satu musuh mulai memasuki ruangan, setelah semua musuh memasuki ruangan, aku memberi tahu yang lainnya “Sepertinya semua musuh sudah masuk di ruangan” kataku. “Baiklah kami semua sudah siap” jawab yang lainnya, kemudian salah satu musuh berteriak “Hei Raja kau dimana, apa kau takut ?”. “Aku sudah menemukan pemimpinnya, nanti setelah aku menembak pemimpinnya kalian serang yang lainnya, mengerti” kataku . “Baik” jawab semuannya. Aku mulai membidiknya dan bersiap untuk menembak, tapi karena tiba-tiba di luar kerajaan terjadi ledakan, tembakanku menjadi meleset dan musuh bisa mengetahui keberadaan kami, aku menyuruh semua temanku untuk menyerang “Serang,serang,serang jangan berikan mereka kesempatan untuk menembak” teriakku. Kemudian kami semua mulai menembaki musuh dan banyak dari prajurit musuh tertembak, kemudian aku mencoba mengajak raja ke tempat yang aman tapi saat aku mencoba mengamankan raja aku dihadang oleh si pimpinan musuh, “Kalian mau pergi dari pesta ini tanpa berpamitan kepadaku ?” ejeknya. Aku hanya bisa memandang pimpinan itu dan berharap bisa mengalahkannya, saat aku akan menembaknya dia terlebih dahulu menembak bahu kananku “Ahhh... sial” kataku. “Apakah kau ingin menembakku ?” tantangnya. Dia kemudian menembak bahu kiriku “Ahhh... bahu kiriku” teriakku. “Dengan kondisimu yang seperti ini kau tidak akan bisa melindungi rajamu lagi” ejeknya. “Meskipun badanku sudah kau hancurkan, semangatku untuk melindungi raja tidak dapat kau patahkan, karena itu adalah tugasku sebagai The Keeper” jawabku dengan lantang. “Jadi kau memilih setia pada tugas daripada menyerah ?, tapi baiklah kali ini aku pasti akan membunuhmu” jawabnya. Kemudian dia menembakiku sampai pelurunya habis, setelah pelurunya habis dia mulai menyerangku dengan pukulannya yang bertubi-tubi, aku kemudian dilempar sampai terpojok di dekat perapian dan dia mulai menyerangku lagi, aku mencoba menangkis setiap serangannya dengan sisa dari tenagaku, hingga aku melihat sebuah tongkat besi panas dan aku mencoba meraihnya, dia kemudian menganggkatku dan ingin melemparku ke arah perapian tapi sebelum dia melakukannya aku terlebih menyerangnya. “Matilah kauuuuuu!!!!!!” teriaknya. “Tidak hari iniiiiiiiiii!!!!!” teriakku. Besi panas tadi langsung ku hunuskan tepat ke jantungnya, dia terjatuh dan akhirnya dapat kukalahkan, setelah itu aku terjatuh dan pingsan.
Selama 1 minggu aku dirawat di rumah sakit kerajaan, aku terbangun dan berpikir sejenak “Aku dimana ?”. Seorang perawat kemudian memasuki ruanganku “Ternyata kau sudah bangun, kau sudah dirawat selama seminggu di ruangan ini” kata perawat tersebut. “Perang, bagaimana perangnya ?” tanyaku. Tiba-tiba raja dan teman-tamanku masuk keruanganku dan menjelaskan apa yang terjadi selama aku pingsan, mereka mengatakan bahwa setelah pimpinan mereka kukalahkan para prajurit musuh berusaha mundur dan melarikan diri tapi karena tingkat keamanan yang tinggi mereka semua dapat di tangkap, aku lega akhirnya perang ini sudah berakhir.
            Setelah aku sembuh total, aku kemudian kembali ke kerajaan untuk mulai bertugas lagi tapi setelah kesetiaan dan kerja keras kami semua kepada raja terbuktikan pangkatku dan teman-teman dinaikkan menjadi panglima kerajaan. Aku dan teman-teman membuat sumpah agar tidak pernah meninggalkan tugas dan meninggalkan sesama teman, aku berharap agar generasi penerus tidak akan melupakan sumpah kami ini.


TAMAT
                                                                             ©Angga Pratama(Klaten,Jateng)

0 comments:

Post a Comment