Kali ini mungkin kami dapat menghentikan perang untuk sementara
waktu tapi diluar sana masih ada banyak musuh yang mungkin akan menyerang lagi,
untuk itu kami akan siap kapanpun serangan itu akan terjadi. Perkenalkan namaku
Cartenza Merck, aku biasa dipanggil tenza aku berasal dari planet Atomimetik.
Ayahku dan Ibuku adalah seorang “The Keeper” di kerajaan Atom, dari dulu aku
selalu ingin menjadi seorang “The Keeper” seperti ayah dan ibuku.
The Keeper adalah sebutan untuk prajurit penjaga planet
Atomimetik dan pengawal keluarga kerajaan, seorang Keeper harus bertanggung
jawab atas segala sesuatu yang terjadi di planet Atom dan bertanggung jawab
atas apa yang terjadi kepada keluarga kerajaan, untuk itu seorang keeper harus
disiplin dan bertanggung jawab. Untuk mewujudkan impianku aku disekolahkan di
sekolah khusus “The Keeper” oleh orangtuaku aku sangat senang dan berterima kasih
kepada ayah dan ibuku, malam ini aku tidur dengan sangat senang dan berharap
esok hari menjadi esok yang menyenangkan.
Keesokan harinya mentari menyapakku dengan senyumnya dan
aku bersiap mengawali hari pertamaku di sekolah, aku segera meloncat turun dari
kasurku dan segera pergi mandi, setelah selesai mandi aku segera turun ke bawah
untuk sarapan bersama ayah dan ibuku. “Tenza sarapannya sudah siap, ayo turun”
teriak ibuku. “Ya… bu sebentar aku segera turun” jawabku. “Bu hari ini kita
sarapan apa ?” tanyaku. “Hari ini kita sarapan dengan pancake kesukaanmu” jawab
ibuku. “Wah… ibu tahu saja kalau hari ini Tenza lagi ingin sarapan pancake”
jawabku dengan senang. “Hari ini ayah dan ibu akan mengawal keluarga kerajaan
ke Town Hall untuk pertemuan para keluarga kerajaan” kata ayahku. “Jadi hari
ini ayah dan ibu tidak bisa mengantarmu ke sekolah Tenza” tambahnya. “Tidak
apa-apa kok yah aku akan berangkat sendiri saja” jawabku. Setelah selesai
sarapan aku mengambil sepeda di garasi dan kemudian aku berpamitan kepada kedua
orangtuaku, aku mengayuh sepedaku dengan santai dan segera menuju ke sekolah,
sekolahku adalah sekolah “Intergalaxy” jadi semua orang dari planet lain boleh
bersekolah di sekolah ini, setelah sampai di sekolah aku memakirkan sepedaku di
parkiran dan segera mencari kelasku di sekolah ini aku mengambil kelas “Special
Weapon and Secret Service” atau SWSS kelas ini hanya kelas khusus untuk para
calon pengawal kerajaan atau “The Keeper”, setelah aku sampai di kelasku aku
langsung duduk di kursi urutan kedua dari depan.
“Hanya ada aku di kelas ini ?” pikirku. “Menurut
informasi kemarin di kelas ini terdapat 50 siswa dan mereka semua dari berbagai
planet, tapi kenapa sekarang kelas ini menjadi sangat sepi apa karena aku
berangkatnya terlalu pagi ?”. Tapi setelah cukup lama menunggu akhirnya satu
per satu siswa mulai masuk. Setelah bel berbunyi seorang pengawas memasuki
kelas ini, pengawas tersebut menjelaskan bahwa di kelas ini nantinya akan
menyeleksi siswa-siswa yang berbakat menjadi The Keeper dari total 50 siswa
hanya akan diambil 5 siswa terbaik yang akan dinobatkan menjadi The Keeper,
jadi kelas ini nantinya akan dibagi menjadi 3 level yaitu level 1 atau Beginer,
level 2 atau Intermediate, dan level 3 atau Professional. Setelah diberi
penjelasan oleh pengawas kami di ijinkan pulang dan diberi waktu 2 hari untuk
mempersiapkan diri menghadapi semua level.
Kemudian aku pulang dan menceritakan semuanya pada
orangtuaku, “Dulu ayah dan ibu juga diberi tugas untuk menyelesaikan 3 level
seperti kamu Tenza, tapi pada saat ayah dulu rintangannya lebih sulit tapi ayah dengar kali
ini levelnya akan sedikit lebih mudah” kata ayahku. “Tapi yah biarpun sedikit
lebih mudah aku juga harus mempersiapkan diri untuk menghadapi semua level dan
aku juga perlu bantuan dari ayah agar aku bisa menyelesaikan semua level”
jawabku. “Iya sini ayah ajarkan semua tentang The Keeper” jawab ayah. Kemudian
ayah mengajariku tentang dasar-dasar The Keeper, setelah mengerti tentang The
Keeper aku kemudian istirahat yang cukup agar badanku tidak sakit dan tetap
bugar. Kemudian keesokan harinya setelah semua yang aku butuhkan tercukupi aku
bersiap pergi ke sekolah untuk menghadapi segala level yang ada, setelah kami
semua berkumpul di kelas kami diberi arahan tentang 3 level yang harus dihadapi
tiap-tiap siswa, setelah kami semua mengerti tentang 3 level tersebut pada hari
ini kami dihadapkan dengan level pertama.
Level 1 atau Beginer, di level ini para siswa akan
ditempatkan di tempat tertutup dan dipisahkan satu dengan lainnya, tiap-tiap
siswa akan diberi satu pengawas dan tiap pengawas akan memberi tes secara lisan
dengan tiap soal dibatasi waktu selama 120 detik dan total dari keseluruhan
soal ada 50 soal inti dan 19 soal susulan bila siswa tersebut tidak dapat
menjawab keseluruhan soal inti maka dia akan diberi soal cadangan dengan waktu
30 detik, jika siswa tersebut tidak bisa menjawab semua soal dengan benar maka
siswa tersebut langsung dinyatakan tidak lolos dan dipindahkan ke kelas lain
tapi jika siswa tersebut dapat menjawab semua soal dengan benar dan dengan
waktu yang cepat maka siswa tersebut akan lolos ke level selanjutnya. Setelah
belajar tentang dasar-dasar The Keeper aku dapat menjawab semua soal dengan
benar dengan waktu yang cukup. Setelah waktu selesai para siswa kembali masuk
ke kelas dan diberi pengumuman tentang hasil tes, pada level 1 ini diantara 50
siswa hanya 19 siswa termasuk aku yang lolos ke level berikutnya.
Sebelum kami menghadapi level 2 kami diberi waktu
istirahat selama 2 hari, pengawas mengatakan bahwa pada level 2 ini kami akan
dihadapkan dengan latihan fisik dan penggunaan senjata, jadi kami harus menjaga
fisik kami agar tetap bugar dan mempelajari tentang senjata, kemudian aku
pulang dan bercerita pada ayahku “Yah... apakah ayah pernah membunuh seseorang
?” tanyaku. “Pernah tapi ayah hanya membunuh orang-orang yang berbuat jahat
saja jadi ayah itu membunuh dengan alasan yang baik” jawab ayahku. Kemudian
ayah memberitahuku pengetahuan tentang senjata dan memberiku latihan fisik,
setelah mempersiapkan diri dengan baik aku siap menghadapi level 2 ini,
keesokan harinya aku berangkat sekolah dengan diantar ayahku setelah sampai di
sekolah aku segera pergi ke kelas ternyata di kelas sudah banyak siswa yang
juga bersiap-siap menghadapi level 2, setelah bel berbunyi seorang pengawas
memasuki kelas dan memberi pengarahan tentang level 2.
Level 2 atau Intermediate, di level 2 ini kami akan
dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok Alpha dan Omega kelompok Alpha
beranggotakan 9 siswa dan kelompok Omega beranggotakan 10 siswa, kemudian kami
semua disuruh kedepan mengambil undian untuk menentukan kelompoknya
masing-masing, setelah semua undian terkumpul pengawas membacakan hasilnya,
hasilnya adalah kelompok Alpha terdiri dari :
Mezatrin,Sanexon,Epexol,Cartenza,Acran,Dolby,Recco,Rodeon, dan Vanced. Kelompok
Omega terdiri dari : Belarc,Avissor,Nero,Accel,Speccy,Recuva,Startilla,Tillo,Glary,
dan Daemon. Setelah semua siswa mengetahui kelompoknya, semua siswa disuruh
untuk berkumpul bersama kelompoknya setelah mereka semua berkumpul bersama
kelompoknya masing-masing mereka diberi arahan oleh pengawas bahwa kedua
kelompok tersebut akan ditempatkan di suatu tempat yang disebut “Labirinth” dan
kedua kelompok tersebut ditempatkan pada ujung-ujung labirin yang berbeda kami
disuruh untuk memperebutkan bendera yang ada di tengah labirin, di labirin
tersebut banyak terdapat jebakan jadi kami harus hati-hati agar tidak
tereliminasi, kelompok kami menggunakan taktik untuk saling bekerja sama jangan
saling memisahkan diri, ternyata di labirin ini tidak hanya terdapat jebakan
tapi juga ada robot yang menyeramkan yang sengaja di buat untuk memberi
tantangan kepada kami semua hampir di tiap jalan kami menemui salah satu robot
tersebut kami kewalahan menghadapi robot tersebut tapi kami berusaha berjuang
sekuat tenaga agar bisa mendapatkan bendera yang ada di tengah labirin, setelah
menghadapi banyak robot dan melewati segala bentuk jebakan sampai kami
kehilangan anggota kelompok. Kami akhirnya menjadi kelompok pertama yang sampai
di tengah labirin dan mendapatkan bendera. Setelah misi di level 2 ini
terselesaikan kami semua kembali dibawa ke kelas dan mendengarkan hasil dari
level 2, hasilnya adalah diantara 2 kelompok hanya satu kelompok yang lolos ke
level selanjutnya dan kelompok itu adalah kelompok Alpha, aku sangat senang aku
bisa melaju ke level terakhir tapi aku juga ikut sedih karena kelompok kami
hanya tinggal 8 siswa.
Sama seperti peraturan sebelumnya kami akan diberi waktu
istirahat tapi kali ini kami hanya diberi waktu insirahat selama 1 hari karena
di level 3 ini kami akan diberi tugas yaitu “Secret Service”. Setelah kami
semua mengerti kami semua pulang dan beristirahat, sesampainya aku dirumah aku
bertanya kepada ayahku “Yah di level terakhirkan tugasnya memberi Secret
Service, Secret Service itu apa yah ?” tanyaku. “Secret Service itu kita
disuruh memberi pelayanan keamanan kepada semua anggota keluarga dengan sangat
rahasia jadi kamu harus bisa membaur dengan keadaan sekitar jangan sampai kamu
ketahuan Tenza nanti kalau ketahuan kamu bisa membahayakan semua anggota
keluarga kerajaan” jawab ayahku. “Jadi intinya Secret Service itu aku harus
bisa memberi pengawalan secara transparan kepada anggota kerajaan yah ?”
tanyaku. “Iya jadi kamu harus bisa mencoba bergaul dengan semua orang di tempat
tersebut” jawabnya. Setelah paham tentang misi di level 3 ini aku kemudian
istirahat dan mempersiapkan diriku untuk melaksanakan misi di level 3, keesokan
harinya aku berangkat sendiri karena ayah dan ibuku akan melaksanakan misi
terakhirnya sebagai The Keeper, aku berangkat dengan santai menggunakan
sepedaku sesampainya di sekolah aku kemudian masuk ke kelas seperti biasanya
dikelas ternyata sudah ada banyak teman yang mempersiapkan diri menghadapi
level 3 setelah cukup lama menunggu akhirnya bel berbunyi dan pengawas memasuki
kelas kami seperti biasanya sebelum memulai level 3 ini pengawas memberikan
informasi kepada kami tentang level 3.
Level 3 atau
Profesional, di level ini kami akan dicoba untuk memberikan pengawalan kepada
salah satu anggota kerajaan dan salah satu dari kami diberi tugas untuk
mengendalikan pusat kontrol untuk memberi informasi kepada yang lainnya, pusat
kontrol ini mengendalikan semua kamera yang terdapat di seluruh bagian kerajaan
jadi pusat kontrol ini merupakan otak dari semua operasi yang dilaksanakan di
kerajaan, tanpa pusat kontrol para penjaga yang berjaga di sekitar kerajaan
akan mudah diserang. Tapi kali ini kami belum diijinkan untuk masuk ke pusat
kontrol karena kami masih dalam misi percobaan, kami semua diberi tugas untuk
memberi pertahanan agar kerajaan tidak dapat diserang, tapi ini hanya simulasi
jadi tidak terlalu berbahaya tapi kami harus selalu berhati-hati dan
transparan, kemudian kami semua diberi tugasnya masing-masing “Tenza dan
Sanexon mendapat tugas untuk mengamankan bagian depan kerajaan, Meza dan Dolby
mendapat tugas untuk mengamankan bagian timur atau kiri kerajaan, Epexol dan
Recco mendapat tugas untuk mengamankan bagian barat atau kanan kerajaan, Acran
dan Radeon mendapat tugas untuk mengamankan bagian belakang kerajaan”. Kami
semua akan dihadapkan dengan beberapa macam musuh yang mungkin akan menyerang
kerajaan, aku membagi tugas dengan Sanexon aku akan menjaga kerajaan bagian
depan kiri dan Sanexon akan menjaga kerajaan bagian depan kanan, setelah cukup
lama mengawasi tiba-tiba kami dihadapkan dengan beberapa musuh tapi kami
berusaha sekuat tenaga untuk mempertahankan kerajaan walaupun semakin lama
musuh semakin banyak yang berdatangan kami tetap bekerja sama, hingga akhirnya
kami semua bisa menyelesaikan level 3 ini, setelah level 3 selesai kami
kemudian kembali ke kelas dan menunggu keputusan pengawas, setelah menunggu
cukup lama akhirnya pengawas kembali ke kelas dan memberitahukan bahwa
pengumuman hasil dari keputusan akan dibacakan 5 hari lagi oleh karena itu
siswa diharapkan menunggu.
Setelah mendengar pengumuman yang dibacakan aku kemudian
pulang ke rumah dan beristirahat, sesampainya di rumah aku kemudian
menceritakan semua hal yang telah kulalui dan memberitahu bahwa pengumumannya
akan di bacakan 5 hari lagi, kemudian aku menceritakan pengalaman dan
penlajaran yang aku dapat dari semua usaha ku mendengar cerita itu ayah dan ibuku sangat senang dan berharap
agar aku bisa lulus dan menjadi seorang “The Keeper” setelah bercerita panjang
lebar kepada orangtuaku aku segera istirahat dan berharap agar aku lulus
sebagai The Keeper, 5 hari yang kujalani merupakan 5 hari yang singkat dan
tibalah saatnya pengumuman kelulusan.
Aku dan keluargaku segera pergi ke sekolah untuk
mendengar keputusan kelulusan sesampainya di sekolahan ternyata sudah banyak
orang yang juga menunggu hasil kelulusan, hasil kelulusan dibacakan di aula
sekolah setelah menunggu lama di aula para audience diharapkan tenang dan
mendengarkan apa yang dibicarakan kepala sekolah, suasana tampak hening tidak
ada suara sedikitpun, kemudian kepala sekolah membacakannya “Bapak-bapak dan
ibu-ibu yang saya hormati saya disini akan membacakan hasil kelulusan para
calon The Keeper pada tahun ini :
1. Mezatrin Methrum dari planet Azithromycin dengan nilai
9,80
2. Epexol Roxet dari planet Ambroxel dengan nilai 9,75
3. Cartenza Merck dari planet Atomimetik dengan nilai
9.73
4. Sanexon Solone dari planet Methylpredni dengan nilai
9,68
5. Acran Dines dari planet Ranitidne dengan nilai 9.65
Itulah kelima calon The Keeper tahun ini semoga mereka
dapat menjalankan semua tugas yang diberikan, beri Applause untuk mereka
berlima”. Suasana menjadi sangat ramai, aku sangat senang dan gembira “Akhirnya
aku bisa menjadi The Keeper” teriakku. Ayah dan ibuku juga sangat bangga
kepadaku dan berharap semoga aku bisa menjadi The Keeper yang bijaksana.
Setelah
acara pengumuman selesai, kami diberi waktu 1 minggu untuk menyiapkan diri
sebelum bertugas sebagai The Keeper di kerajaan Atom, selama 1 minggu ini aku
berlatih bersama orangtuaku agar menjadi The Keeper yang cekatan, aku
menghabiskan waktu 5 hariku dengan bermacam-macam latihan mulai dari latihan
fisik sampai latihan mental agar aku nantinya tidak gugup menjalankan tugas
yang diberikan setelah menghabiskan waktu 5 hariku dengan latihan fisik, aku
kemudian menghabiskan waktu 2 hariku untuk istirahat yang cukup.
Saat
hari-hari istirahatku aku diberi cerita tentang sejarah The Keeper dari awal
mula dibentuknya The Keeper, peperangan rakyat planet Atomimetik, dan
perkembangan teknologi The Keeper sampai saat ini, ayahku bercerita bahwa The
Keeper dibentuk karena adanya perselisihan antara planet Atomimetik dan planet
Guarantyn, planet Guarantyn adalah planet yang berjarak kurang lebih 2 AU atau
sekitar 324.500.000 km dari planet Atomimetik, orang-orang di planet Guarantyn
merupakan orang yang haus akan kekuasaan dan selalu ingin menguasai setiap
planet yang mereka temui.
Ayahku bercerita bahwa dahulu kala sebelum The Keeper di
bentuk , prajurit planet Guarantyn
selalu ingin menguasai planet Atom, sebelum The Keeper dibentuk
pertahanan planet Atom sangat rapuh dan sangat mudah dikalahkan, oleh karena
itu para dewan tinggi mengadakan rapat dan menghasilkan sebuah keputusan untuk
membentuk suatu organisasi yang disebut “The Keeper”, The Keeper dibentuk
dengan tujuan agar saat terjadi perang planet Atom tidak lagi mudah dikalahkan,
semenjak dibentuknya The Keeper planet Atom tidak lagi mengalami kekalahan,
ayahku juga mengatakan bahwa terakhir kali terjadi perang di planet Atom adalah
50 tahun yang lalu, “Itu merupakan jangka waktu yang lama untuk rakyat planet
Guarantyn kembali menyerang planet Atom” kata ayahku. Aku juga berharap semoga
saja rakyat planet Guarantyn tidak akan pernah menyerang lagi, kemudian ayahku
bercerita tentang perkembangan teknologi di planet Atom, kata ayahku dulu saat
terjadi perang untuk yang pertama di planet Atom mereka hanya bisa menyerang
musuh setelah mereka mendarat, karena pada saat itu belum ada teknologi yang
bisa menyerang kapal musuh, tapi seiring dengan perkembangan zaman para ilmuwan
mulai mengembangkan senjata-senjata modern sampai saat ini para ilmuwan masih
membuat percobaan untuk membuat senjata-senjata yang canggih dan segala bentuk
pertahanan, ayahku juga memberitahuku tentang ruang-ruang rahasia yang ada di
kerajaan, ruang-ruang tersebut hanya boleh dimasuki oleh The Keeper yang
terpilih, setelah mendengar semua cerita tentang sejarah The Keeper dan planet
Atom, aku mulai mengerti seberapa pentingnya The Keeper bagi planet ini. “Besok
adalah hari besar bagiku yah, aku mau istirahat dulu” kataku. “Iya... kamu
jangan mengecewakan ayah dan ibu ya kamu berjuanglah dan pantang menyerah agar
menjadi The Keeper yang hebat” jawab ayahku. “Baiklah yah... “ jawabku. Aku pun
beristirahat dan berharap agar besok semuannya berjalan lancar.
Keesokan harinya
aku berpakaian seragam The Keeper dengan rapi dan bersiap pergi ke kerajaan Atom,
setelah berpamitan kepada orangtuaku aku segera pergi ke kerajaan, sesampainya
di kerajaan ternyata disana sudah ada 4 temanku yaitu Mezatrin Methrum yang
akrab dipanggil Meza, Epexol Roxet yang akrab di panggil Roxet, Sanexon Solone
yang akrab dipanggil Nexon, dan Acran Dines yang biasa dipanggil Dines. Sambil
menunggu kami berbincang-bincang tentang tugas yang nantinya akan dilaksanakan.
“Nexon, kira-kira nanti kita akan menjalankan tugas apa ya ?” tanyaku. “Mungkin
nanti salah satu dari kita akan diberi tugas untuk berada di ruangan pusat
kontrol” jawab Nexon. “Ya apapun tugasnya kita harus melaksanakannya dengan
baik” sahut Meza. Setelah berbincang-bincang cukup lama akhirnya kami semua
dipanggil masuk ke dalam kerajaan, di dalam kerajaan kami diberi tahu tentang
tugas masing-masing.
“Hari ini salah satu dari kalian akan diberi tugas untuk
mengendalikan pusat kontrol dan dia akan menjadi mata dari langit untuk kalian”
setelah diberi penjelasan, kami semua mengambil undian untuk pembagian tugas,
kemudian setelah hasil dari undian didapatkan, seorang pengawas membacakannya
“Berdasarkan hasil undian, untuk orang yang akan berada di pusat kontrol adalah
Tenza dan yang lainnya akan bertugas berkeliling di sekitar kerajaan” kemudian
setelah kami semua mengerti, pengawas tersebut mendekatiku dan berbicara
kepadaku. “Ingat Tenza kamu akan menjadi mata untuk teman-temanmu jadi kamu
harus selalu siap siaga dan selalu berhati-hati”. “Siap... pak” jawabku.
Setelah semuanya beres, kami semua segera menuju posnya masing-masing, aku
kemudian menuju pusat kontrol di ruangan rahasia kerajaan, tentunya aku
perginya ditemani pengawas karena aku belum tahu dimana letak pusat kontrol,
sesampainya disana aku melihat banyak layar dan banyak tombol. “Tiap-tiap layar
terhubung dengan seluruh kamera di kerajaan” kata pengawas. “Pusat kontrol juga
mengendalikan satelit yang berada di luar angkasa, satelit ini akan mengawasi
planet dari benda-benda luar angkasa yang mungkin dapat membahayakan planet
ini” tambahnya. Setelah aku diberi informasi tentang semua peralatan dan
tombol-tombol yang ada di pusat kontrol, aku kemudian disuruh mencoba
mengendalikannya tentunya aku mengendalikannya dengan dibantu oleh pengawas.
Kadang –kadang jika ada hewan liar yang memasuki kawasan kerajaan, aku
memberitahu salah satu teman yang bertugas didekat situ agar mengeceknya. Hari
demi hari berlalu, kami semua sudah menjadi The Keeper dan aku juga sudah
mewujudkan impianku tapi sekarang aku sudah tidak ditemani pegawas lagi dan
teman-temanku juga sudah profesional.
Entah kenapa hari ini sepertinya ada yang aneh, kemarin
sebuah meteor jatuh di planet kami tapi untungnya meteor itu jauh dari pusat
kota, akibat dari jatuhnya meteor di luar kota banyak dari warga di kerajaan
Atom diliburkan. Pagi itu awan sedang menangis dan suhu udaranya seperti
menusuk tulangku, para The Keeper dan para Dewan tinggi diminta pergi ke Town
Hall untuk mengikuti rapat penting bersama Raja, aku segera bersiap-siap untuk
berangkat ke Town Hall, karena cuacanya sedang hujan aku diantar ayah untuk
pergi ke Town Hall, sesampainya aku di Town Hall aku segera menuju ruang rapat,
ternyata disana ada banyak orang selain dewan tinggi dan para keeper, aku
kemudian ikut berbincang-bincang dengan mereka. Seorang dewan kemudian memberi isyarat bahwa rapat akan
dimulai, “Pada rapat hari ini kita akan membahas tentang jatuhnya meteor yang
berada di luar pusat kota, seperti yang kita tahu bahwa musuh kita “rakyat
Guarantyn” sudah sangat lama tidak menampakkan tanda-tandanya, tapi setelah
para ilmuwan diturunkan untuk menyelidiki meteor yang jatuh kemarin dan
berdasarkan pantauan dari luar angkasa bahwa ditemukan banyak kejanggalan pada
meteor tersebut, satelit kita menunjukan bahwa di sekitar orbit planet kita
sejak kemarin siang tidak ada tanda-tanda dari sebuah meteor ataupun asteroid
yang mengorbit di sekitar planet dan itu sangat aneh, berdasarkan hasil analisa
laboratorium meteor tersebut usianya sangat muda dan jarang sekali meteor yang
sangat muda bisa mengorbit tanpa arah menuju planet kita, para ilmuwan
menyatakan bahwa “meteor tersebut sengaja diarahkan ke planet kita dan
sebenarnya meteor itu diarahkan ke pusat kerajaan tapi mungkin karena jarak
yang sangat jauh meteor tersebut bisa melenceng dan jatuh lumayan jauh dari
pusat kerajaan”dan ternyata setelah di uji X-Ray meteor tersebut tidak
benar-benar asli meteor, setelah meteor itu dipotong menjadi dua ternyata di
dalam meteor tersebut terdapat sebuah mesin yang mengendalikan arah meteor
tersebut, setelah semua bukti-bukti terkumpul bahwa musuh bebuyutan kita telah
menampakkan dirinya, kita harus bersiap-siap jika nantinya musuh kita datang
menyerang kita” setelah mengadakan rapat para dewan tinggi memutuskan untuk
meningkatkan sistem pertahanan dan memperketat penjagaan di luar angkasa, oleh
karena itu para ilmuwan sesegera mungkin menyiapkan sebuah proyek yang nantinya
akan dijalankan jika saat-saat seperti ini terjadi.
Proyek yang dibuat para ilmuwan itu adalah proyek yang
sangat rahasia tujuan dari dibuatnya proyek adalah untuk menambah pengamanan di
luar angkasa, dalam proyek itu sebuah
roket yang dijuluki XR-71A diluncurkan untuk menambah pengawasan di luar
angkasa, roket itu nantinya akan mengorbit di sekitar planet Atom dan akan memberi
gambaran langsung dari tiap-tiap sisi planet Atom. Para The Keeper levelnya
akan ditingkatkan menjadi level A atau siaga 1, setelah hari-hari berlalu dan
roket XR-71A sudah mengorbit di sekitar planet Atom kami masih diserang dengan
meteor-meteor yang hampir sama tapi jarak jatuhnya meteor ini lumayan lama
sekitar 2 hari sampai 3 hari sekali sampai saat ini belum ada meteor yang
mengenai sekitar pusat kota.
Saat itu
langit tampak sepi tidak ada awan sedikitpun itu membuatku merasa curiga
kemudian aku mengecek kamera satelit dari roket XR-71A aku mulai menggerakan
kamera ke berbagai penjuru angkasa, “Sepertinya tidak ada apapun” pikirku,
setelah beberapa saat aku mengamati sekitar orbit planet tiba-tiba aku melihat
sebuah asteroid yang sangat besar menuju ke planet Atom, seketika itu juga aku
langsung menghubungi para dewan tinggi dan raja untuk melihat ini, setelah
beberapa saat menunggu para dewan tinggi dan raja kemudian masuk ke ruang
kendali dan memintaku untuk menampilkan kamera dari roket XR-71A, setelah aku
mengarahkan kamera ke arah asteroid yang menuju ke arah planet, para dewan dan
raja hanya bisa tertegun melihatnya dan mulai berpikir bagaimana caranya
menghancurkan asteroid tersebut, setelah beberapa lama berpikir para dewan
akhirnya memutuskan untuk menggunakan senjata Railgun dengan menggunakan daya
yang sangat besar, kemudian aku segera menyiapkan senjata Railgun dan
mengisinya dengan daya yang sangat besar, setelah daya dari senjata Railgun
terisi penuh, para dewan menyuruhku untuk membidik tepat ke tengah asteroid
setelah terbidik tepat ketengah asteriod, para dewan menyuruhku untuk menembak
asteriod itu dengan kekuatan penuh, “Pak senjata telah terbidik tepat ke
asteroid” kataku, “Baiklah... sekarang tembak dengan kekuatan penuh” jawab para
dewan, “Siap... pak” jawabku, kemudian aku menembakkan senjata Railgun dengan
kekuatan penuh, asteroid itu terkena tembakan dari senjata Railgun dan langsung
hancur berkeping-keping, kami semua yang berada di ruangan itu sangat senang
tapi kesenangan itu hanya langsung berakhir karena setelah asteroid itu hancur
sebuah armada kapal prajurit Guarantyn yang besar muncul dari belakang
asteroid, kami semua sangat terkejut dan kebingungan, kemudian para dewan
menyuruhku untuk menyiapkan seluruh senjata untuk bersiap-siap menghadapi
serangan dari musuh, sirine tanda bahaya di bunyikan dan para warga diharapkan untuk
pergi ke tempat yang aman.
Saat kami semua
sibuk di ruang kendali, tiba-tiba salah satu dari pimpinan armada kapal mencoba
untuk berbicara dengan kami melalui layar komputer “Hahahahahaha... lama tidak
berjumpa raja atom”. “Apa maumu ?” jawab raja. “Mauku... aku ingin planetmu
Atom” jawab musuh. “Kau tidak bisa merebutnya selama aku masih menjadi raja di
planet ini” jawab raja. “Oh jadi kau ingin cara kasar ya” jawab musuh. “Aku
tidak ingin menggunakan cara kasar tapi jika kau memaksaku kami semua sudah
siap berperang” jawab raja. “Oh baiklah aku akan bermain sebentar, sampai jumpa
di neraka Raja” jawab musuh. Setelah itu perbincangan antara kami dan mereka
terputus, aku langsung melihat ke layar dan melihat armada kapal musuh datang
mendekat dengan cepat, “Mereka mulai menyerang kita pak” teriakku. “Balas
serangan mereka, karena kita tadi menggunakan senjata Railgun dengan kekuatan
penuh kita belum bisa menyerang kapal mereka jika belum memasuki orbit planet”
jawab raja. Kemudian aku mulai membalas serangan mereka, ledakan dimana-mana
dan situasi menjadi sangat kacau, sebagian asteroid yang tidak bisa aku
hancurkan jatuh di sekitar kerajaan dan mengenai seisi kota, sebagian asteroid
mengenai gedung-gedung tinggi dan banyak mengenai tempat-tempat penting tapi
untungnya Town Hall tidak terkena dampak yang
terlalu besar. “Pak kapal musuh sudah memasuki orbit kita” kataku. “Mari
kita sambut mereka dengan serangan penuh” jawab raja. “Baiklah... pak” jawabku.
Setelah armada kapal musuh memasuki orbit planet semua
senjata segera kuarahkan untuk menyerang kapal-kapal musuh, para dewan segera
masuk ke bunker bersama anggota keluarga yang lainnya tetapi sang raja tidak
mau ikut masuk ke bunker dan ingin ikut berjuang bersama prajurit lainnya,
setelah itu raja kembali ke ruang kontrol di ruangan itu hanya ada aku dan
raja, kemudian aku memberitahu The Keeper yang lainnya untuk bersiap-siap
menghadapi serangan musuh, sampai saat ini kekuatan kami masih imbang tapi
salah satu kapal musuh telah mendarat dan menurunkan prajurit yang sangat
banyak, kami semua berperang sekuat tenaga agar musuh tidak dapat mendekati
kerajaan, “Tenza musuh mendekat dari depan kerajaan” teriak Meza melalui alat
komunikasinya. “Siap Mez aku akan mengatasinya” jawabku. “Terima kasih Za”
jawab Meza. Aku kemudian mengaktifkan pertahanan di sisi depan kerajaan,
ternyata benar kata Meza musuh memang mendekat dari depan, aku mulai menembaki
musuh dengan senjataku, setelah banyak dari musuh tertembak dan kalah sebagian
musuh memilih untuk mundur tetapi mereka tidak mundur untuk menyerah, mereka
masih memikirkan cara untuk menyerang kerajaan, setelah beberapa lama aku
mendapat panggilan dari Acran “Tenza Musuh mulai menyerang kerajaan bagian
timur”. “Baiklah Ac aku akan mengatasinya” jawabku. “Terima kasih Za” jawab
Acran. Kemudian aku mengaktifkan juga pertahanan kerajaan bagian timur, aku
menembaki banyak musuh di sisi timur, setelah mengatasi musuh di sisi timur aku
kemudian mengaktifkan seluruh pertahanan kerajaan dan meyuruh The Keeper yang
lain untuk berada di pos pengendali senjata di tiap sisi kerajaan, semakin lama
perang ini semakin dahsyat, setelah pertahanan luar angkasa pulih aku kemudian
mengaktifkannya dan menyerang semua kapal musuh yang masih di luar orbit
planet, tiba-tiba salah satu kapal musuh mendekati kerajaan dan menembaki
pertahanan di sisi depan kerajaan “Sepertinya itu adalah pesawat pimpinannya
pak” kataku. “Iya kau benar” jawab raja. Kemudian pesawat itu mendarat dan
menurunkan selusin prajurit bersama dengan pimpinannya, aku kemudian
mengaktifkan kendali otomatis senjata dan menyuruh semua The Keeper untuk ke
ruangan utama kerajaan, disana nantinya kami semua akan melindungi dan
mengamankan raja, aku dan raja langsung menuju ruang senjata dan mengambil
semua yang diperlukan, setelah semua yang diperlukan telah di dapatkan kami langsung
menuju ke ruang utama kerajaan dan bergabung dengan yang lainnya, disana kami
menempatkan diri dan bersiap-siap menyerang musuh, terdengar suara hentak kaki
musuh mendekat “Ternyata musuh sudah di depan pintu” kataku kepada yang
lainnya. “Baiklah kalian nanti menyerang sesuai aba-abaku jadi bersiap-siaplah”
tambahku. Semuanya menjawab “Baiklah”, setelah semuanya bersiap-siap pada
posisinya, seorang musuh menendang pintu dan satu per satu musuh mulai memasuki
ruangan, setelah semua musuh memasuki ruangan, aku memberi tahu yang lainnya
“Sepertinya semua musuh sudah masuk di ruangan” kataku. “Baiklah kami semua
sudah siap” jawab yang lainnya, kemudian salah satu musuh berteriak “Hei Raja
kau dimana, apa kau takut ?”. “Aku sudah menemukan pemimpinnya, nanti setelah
aku menembak pemimpinnya kalian serang yang lainnya, mengerti” kataku . “Baik”
jawab semuannya. Aku mulai membidiknya dan bersiap untuk menembak, tapi karena
tiba-tiba di luar kerajaan terjadi ledakan, tembakanku menjadi meleset dan
musuh bisa mengetahui keberadaan kami, aku menyuruh semua temanku untuk
menyerang “Serang,serang,serang jangan berikan mereka kesempatan untuk menembak”
teriakku. Kemudian kami semua mulai menembaki musuh dan banyak dari prajurit
musuh tertembak, kemudian aku mencoba mengajak raja ke tempat yang aman tapi
saat aku mencoba mengamankan raja aku dihadang oleh si pimpinan musuh, “Kalian
mau pergi dari pesta ini tanpa berpamitan kepadaku ?” ejeknya. Aku hanya bisa
memandang pimpinan itu dan berharap bisa mengalahkannya, saat aku akan
menembaknya dia terlebih dahulu menembak bahu kananku “Ahhh... sial” kataku.
“Apakah kau ingin menembakku ?” tantangnya. Dia kemudian menembak bahu kiriku
“Ahhh... bahu kiriku” teriakku. “Dengan kondisimu yang seperti ini kau tidak
akan bisa melindungi rajamu lagi” ejeknya. “Meskipun badanku sudah kau
hancurkan, semangatku untuk melindungi raja tidak dapat kau patahkan, karena
itu adalah tugasku sebagai The Keeper” jawabku dengan lantang. “Jadi kau
memilih setia pada tugas daripada menyerah ?, tapi baiklah kali ini aku pasti
akan membunuhmu” jawabnya. Kemudian dia menembakiku sampai pelurunya habis,
setelah pelurunya habis dia mulai menyerangku dengan pukulannya yang
bertubi-tubi, aku kemudian dilempar sampai terpojok di dekat perapian dan dia mulai
menyerangku lagi, aku mencoba menangkis setiap serangannya dengan sisa dari
tenagaku, hingga aku melihat sebuah tongkat besi panas dan aku mencoba
meraihnya, dia kemudian menganggkatku dan ingin melemparku ke arah perapian
tapi sebelum dia melakukannya aku terlebih menyerangnya. “Matilah
kauuuuuu!!!!!!” teriaknya. “Tidak hari iniiiiiiiiii!!!!!” teriakku. Besi panas
tadi langsung ku hunuskan tepat ke jantungnya, dia terjatuh dan akhirnya dapat
kukalahkan, setelah itu aku terjatuh dan pingsan.
Selama 1 minggu aku dirawat di rumah sakit kerajaan, aku
terbangun dan berpikir sejenak “Aku dimana ?”. Seorang perawat kemudian
memasuki ruanganku “Ternyata kau sudah bangun, kau sudah dirawat selama
seminggu di ruangan ini” kata perawat tersebut. “Perang, bagaimana perangnya ?”
tanyaku. Tiba-tiba raja dan teman-tamanku masuk keruanganku dan menjelaskan apa
yang terjadi selama aku pingsan, mereka mengatakan bahwa setelah pimpinan
mereka kukalahkan para prajurit musuh berusaha mundur dan melarikan diri tapi
karena tingkat keamanan yang tinggi mereka semua dapat di tangkap, aku lega
akhirnya perang ini sudah berakhir.
Setelah
aku sembuh total, aku kemudian kembali ke kerajaan untuk mulai bertugas lagi
tapi setelah kesetiaan dan kerja keras kami semua kepada raja terbuktikan
pangkatku dan teman-teman dinaikkan menjadi panglima kerajaan. Aku dan
teman-teman membuat sumpah agar tidak pernah meninggalkan tugas dan
meninggalkan sesama teman, aku berharap agar generasi penerus tidak akan
melupakan sumpah kami ini.
TAMAT
©Angga Pratama(Klaten,Jateng)



0 comments:
Post a Comment